SULSELONLINE.COM – Huawei semakin serius di pasar ponsel lipat dengan meluncurkan Huawei Pura X Max di China, bersamaan dengan seri flagship Huawei Pura 90 series.

Pura X Max hadir sebagai versi lebih besar dari Pura X (2025) dengan konsep “wide foldable”, yakni desain lebih lebar dan tidak setinggi foldable pada umumnya, menyerupai rasio kertas untuk pengalaman visual lebih konsisten.

Ponsel ini dibekali layar luar 5,4 inci dan layar utama 7,7 inci, keduanya menggunakan panel LTPO 2.0 dengan refresh rate adaptif 1–120Hz dan kecerahan hingga 3.500 nits. Rasio layar mendekati 14.1:10, memberi tampilan lebih luas saat dibuka.

Dari sisi desain, perangkat ini memiliki dimensi 120 x 166,5 x 5,2 mm saat terbuka dan 120 x 85 x 11,2 mm saat dilipat. Huawei juga menyematkan engsel waterdrop baru yang meningkatkan area layar hingga 16 persen serta memperkuat ketahanan, dengan lapisan pelindung termasuk UTG (Ultra-Thin Glass).

Performa ditenagai chipset Kirin 9030 Pro dengan peningkatan hingga 30 persen, didukung pendingin vapor chamber dan graphene. Di sektor kamera, terdapat tiga kamera belakang: utama 50 MP (aperture variabel f/1.4–f/4.0, OIS), periskop 50 MP (OIS), dan ultra-wide 12,5 MP, semuanya memakai teknologi RYYB dan sistem XMAGE. Kamera depan ganda 8 MP tersedia di layar luar dan dalam.

Baterai 5.300 mAh mendukung fast charging 66W dan wireless 50W. Ponsel ini menjalankan HarmonyOS 6.1 tanpa layanan Google, digantikan Huawei Mobile Services dan AppGallery.

Fitur tambahan mencakup stylus M-Pen 3 Mini, sistem AI Xiaoyi Smart Brain, serta peningkatan ketahanan dari IPX8 ke IP58/IP59.

Di China, Pura X Max hadir dalam beberapa warna dengan harga mulai 11.000 yuan (sekitar Rp27 juta) hingga 14.000 yuan (sekitar Rp34,3 juta). Belum ada kepastian apakah perangkat ini akan dirilis secara global, termasuk ke Indonesia.(*)