SULSELONLINE.COM – Pemerintah Kabupaten Maros menyiapkan sekitar 500 paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Paket tersebut merupakan kontribusi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Maros.

Sekretaris Daerah Maros, Andi Davied Syamsuddin, mengatakan setiap OPD diwajibkan menyetor minimal 25 paket daging kurban, dengan berat satu kilogram per paket.

“Iya, 25 paket, satu paket satu kilo daging,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Ia menjelaskan, kontribusi ini merupakan bentuk gotong royong ASN untuk membantu masyarakat kurang mampu agar dapat merasakan suasana Iduladha. Jika diakumulasikan, total paket yang terkumpul diperkirakan mencapai sekitar 500 paket.

“Paket inilah yang dibagikan kepada masyarakat yang memang layak menerima daging kurban,” tambahnya.

Seluruh paket akan dikelola panitia di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Maros. Distribusi dilakukan menggunakan sistem kupon yang dibagikan kepada penerima manfaat.

“Ada kupon yang dibagikan oleh panitia, nanti diambil di lokasi yang sudah ditetapkan,” jelasnya.

Salah satu titik pembagian yang disiapkan adalah Lapangan Pallantikang, Kecamatan Turikale, dengan pelaksanaan yang biasanya berlangsung selama dua hari.

Ia menambahkan, pengumpulan daging kurban dikoordinasikan masing-masing OPD agar distribusi berjalan tertib dan merata. Meski telah ditentukan jumlah minimal, OPD maupun individu diperbolehkan menyumbang lebih.

“Tidak apa-apa, itu kan minimal,” katanya.

Bahkan, di beberapa OPD seperti Sekretariat Daerah, jumlah paket yang disetorkan bisa melebihi 100 paket. Kontribusi pribadi pejabat dan pegawai juga turut menambah jumlah paket.

“Saya secara pribadi menyerahkan 25 paket, kemudian asisten dan kabag juga menyerahkan jumlah yang sama,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Menurutnya, Iduladha menjadi momentum memperkuat semangat berbagi dan kebersamaan.

“Kita ingin masyarakat yang membutuhkan juga bisa menikmati daging kurban pada Hari Raya Iduladha. Ini bentuk kepedulian dan kebersamaan ASN Pemkab Maros,” katanya.

Chaidir berharap jumlah paket yang terkumpul tahun ini terus bertambah melalui partisipasi OPD dan sumbangan pribadi ASN. Pemkab Maros juga membuka ruang bagi pegawai atau bagian yang ingin menyumbang di luar ketentuan minimal.

“Ada juga yang menyerahkan lima paket per bagian, tidak apa-apa, tetap kita buka,” tutupnya. (*)