SULSELONLINE.COM – Ada orang yang bisa hidup hingga usia 100 tahun atau lebih (centenarian), meski memiliki kebiasaan yang dianggap tidak sehat, seperti merokok, minum alkohol, atau sering mengonsumsi makanan manis dan minuman bersoda. Fenomena ini membuat para ilmuwan semakin tertarik meneliti rahasia umur panjang.

Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Science dan dipimpin oleh Weizmann Institute of Science, Israel, menunjukkan bahwa umur panjang dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu 50 persen genetik dan 50 persen lingkungan atau gaya hidup. Temuan ini lebih tinggi dibanding penelitian sebelumnya yang memperkirakan pengaruh gen hanya sekitar 7–20 persen.

Namun, hasil tersebut bukan berarti nasib seseorang sepenuhnya ditentukan oleh gen. Bagi kebanyakan orang, menjalani pola hidup sehat seperti makan bergizi, rutin berolahraga, tidur cukup, dan tidak merokok tetap menjadi cara terbaik untuk hidup lebih lama dan lebih sehat.

Sebagian kecil orang memang memiliki gen anti-penuaan yang dapat memperlambat proses penuaan. Gen ini membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit yang sering muncul di usia lanjut, seperti penyakit jantung, Alzheimer, dan kanker. Karena itulah, ada beberapa orang yang tetap berumur panjang meski memiliki kebiasaan hidup yang kurang sehat.

Para peneliti juga menjelaskan bahwa pengaruh gen semakin besar seiring bertambahnya usia. Menurut Thomas Perls dari Boston University Medical Center, peluang seseorang mencapai usia sekitar 80 tahun lebih banyak dipengaruhi oleh gaya hidup (75 persen) dibanding gen (25 persen). Namun, untuk mencapai usia 100 tahun, pengaruh gen meningkat hingga sekitar 62 persen, bahkan mendekati 80 persen pada usia 105–110 tahun.

Pendapat serupa disampaikan Nir Barzilai dari Albert Einstein College of Medicine. Penelitiannya terhadap 477 orang berusia 96–109 tahun menemukan bahwa banyak dari mereka memiliki kebiasaan yang tidak sepenuhnya sehat. Sekitar setengahnya pernah merokok, hampir separuh mengalami kelebihan berat badan, dan kurang dari setengah rutin berolahraga. Meski begitu, mereka tetap mampu hidup sangat lama karena diduga memiliki gen yang melindungi tubuh dari penuaan dan berbagai penyakit kronis.

Kesimpulannya, gen memang berperan penting dalam menentukan peluang hidup sangat panjang, tetapi gaya hidup sehat tetap menjadi kunci utama bagi sebagian besar orang untuk mencapai usia lanjut dengan tubuh yang sehat dan berkualitas.(*)