SULSELONLINE.COM – Panitia Pemilihan Rektor (PPR) Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026-2030 menyatakan ada enam bakal calon rektor Unhas yang semuanya telah mengirimkan berkas lengkap sesuai ketentuan.

Tahap berikutnya adalah pemeriksaan kesehatan yang dijadwalkan berlangsung pada 9 September 2025 di Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Unhas.

Pemeriksaan akan meliputi sepuluh elemen, yakni penyakit dalam, neurologi (saraf), mata, THT, gigi dan mulut, kardiologi, radiologi (termasuk USG abdomen dan foto thorax), patologi klinik, kesehatan jiwa, serta mikrobiologi klinik.

“PPR Unhas dan RSP Unhas menyepakati standar pemeriksaan kesehatan lengkap untuk menilai kelayakan seseorang dalam memangku suatu jabatan,” kata Kepala Hubungan Masyarakat Kantor Sekretariat Rektor Unhas, Selasa (2/9/2025).

Selain pemeriksaan kesehatan, para bakal calon juga akan menjalani asesmen psikologi yang dipercayakan kepada Lembaga Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Saat ini, PPR Unhas masih berkoordinasi dengan pelaksana psikotes untuk menetapkan jadwal.

Seluruh rangkaian pemeriksaan kesehatan dan psikotes ditarget rampung paling lambat 1 Oktober 2025. Hasilnya akan diserahkan kepada Majelis Wali Amanat (MWA) Unhas untuk mengesahkan bakal calon rektor yang melanjutkan ke tahap penyaringan di Senat Akademik.

Adapun enam bakal calon Rektor Unhas periode 2026-2030 adalah Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc; Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K)., M.MedEd; dr. Marhaen Hardjo, M.Biomed., Ph.D; Prof. Dr. Sukardi Weda, SS., M.Hum., M.Pd., M.Si., MM., M.Sos.I, MA.; Prof. Ir. Muhammad Iqbal Djawad, M.Sc., Ph.D; serta Dr. Ir. Zulfajri Basri Hasanuddin, M.Eng.(*)