SULSELONLINE.COM – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan peringatan 400 tahun Syekh Yusuf Al-Makassari resmi masuk agenda UNESCO.

Menurut Fadli, pengakuan ini menegaskan peran penting Syekh Yusuf dalam sejarah dunia, dengan jejak perjuangan lintas wilayah mulai dari Banten, Batavia, Sri Lanka hingga Cape Town, Afrika Selatan. Di sana, ia dikenal sebagai simbol perlawanan terhadap apartheid dan menginspirasi tokoh seperti Nelson Mandela.

Pemerintah juga merencanakan pembangunan Museum Syekh Yusuf di Cape Town yang akan difungsikan sebagai Rumah Budaya Indonesia, dengan dukungan Presiden Prabowo Subianto. Upaya ini diiringi penguatan literasi melalui penerbitan karya dan rencana produksi film tentang Syekh Yusuf.

Fadli menambahkan, diaspora keturunan Indonesia di Afrika Selatan, yang dikenal sebagai Cape Malay, diperkirakan mencapai 2,7 juta jiwa, mencerminkan luasnya pengaruh sejarah tersebut.

Di dalam negeri, pemerintah mempercepat penetapan situs di Banten Lama sebagai cagar budaya nasional, termasuk Keraton Surosowan, Keraton Kaibon, dan Benteng Speelwijk, sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya sesuai amanat konstitusi.(*)