SULSELONLINE.COM – Kapolres Dairi AKBP Reinhard Nainggolan kesal pada anggotanya karena tidak menjalankan tugas dengan baik.

Ia lalu memukul 19 anggotanya, dua orang di antaranya masuk rumak sakit.

Kini kapolres diperiksa Propam Polda Sumut.

MengutipĀ detikSumut, peristiwa itu berawal kemarin sekitar pukul 04.00 WIB.

Saat itu, Reinhard datang mengecek ke Mapolres Dairi. Namun Reinhard tidak menemukan ada petugas yang berjaga di pos penjagaan.

“Ke Mapolres jam 4, lihat di pos penjagaan nggak ada orang, dipanggilnya melalui HT (handy talky) nggak menjawab, tidur semua,” kata Kasi Humas Polres Dairi Iptu Doni Saleh Saleh saat dimintai konfirmasi detikSumut, Rabu (30/8/2023).

Setelah itu, Reinhard memanggil para personel piket melalui handy talky, tetapi tidak ada yang menjawab. Reinhard pun geram hingga akhirnya mengumpulkan para personel yang saat itu tengah piket. Doni mengatakan ada 19 orang personel yang piket.

“Piket fungsi semua, ada 19 orang, ada fungsi Intel, ada Lantas, Sabhara, Reskrim, dikumpulkannyalah,” kata Doni.

Lalu, Reinhard pun memberikan tindakan dengan memukul para personel piket tersebut. Namun, kata Doni, ada dua personel yang keberatan dengan tindakan Reinhard itu. Kedua personel itu disebut adalah Bripka DS dan Bripka HS.

“Yang dipukul di awal itu ada sekitar 19 orang, yang dua ini keberatan, apa salah kami katanya. Karena anggota ini menjawab seperti itu, makin tambah emosi (Reinhard),” ujar Doni.

Doni mengatakan hal yang dilakukan Reinhard itu merupakan bentuk tindakan pemberian sanksi disiplin kepada anggotanya. Dia mengatakan Reinhard kesal karena para personel tersebut tidak melakukan tugasnya dengan baik.

Kapolres Dairi AKBP Reinhard Nainggolan telah meminta maaf atas kejadian itu.

“Saya meminta maaf atas kejadian tersebut,” kata Reinhard dalam keterangan resminya dilansir detikSumut, Rabu (30/8/2023).

Reinhard mengaku telah menjenguk dua anggota yang dipukulinya itu. Mantan Kapolres Nias Selatan itu pun berjanji tidak akan mengulangi perbuatan seperti itu lagi.

“Saya meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Propam Polda Sumut pun memeriksa Reinhard Nainggolan atas kejadian itu. Reinhard diperiksa setelah peristiwa itu terjadi. Pemeriksaan itu dilakukan di Propam Polda Sumut.(*)