MAROS – Kontingen Muay Thai dan Biliar Kabupaten Maros resmi diberangkatkan menuju Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) Sulawesi Selatan 2025.
Pelepasan dilakukan oleh Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur, bersama jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maros, Selasa (23/9/2025).
Pada cabang Muay Thai, Maros menurunkan 12 kontingen yang terdiri dari 8 atlet dan 4 official. Sementara di cabang Biliar, sebanyak 10 kontingen ikut berangkat dengan rincian 6 atlet dan 4 official.
Dalam sambutannya, Wabup Muetazim memberikan motivasi dan dukungan penuh kepada para atlet.
“Pemerintah Kabupaten Maros hadir untuk memberi dukungan penuh. Kami ingin para atlet tampil maksimal dan membawa pulang prestasi,” ujarnya.
Mantan Kadis PUTRPP itu menekankan bahwa Pra Porprov adalah ajang pemanasan sebelum menghadapi Porprov 2026. “Ini langkah awal. Kami ingin anak-anak Maros bisa membuktikan diri di level provinsi,” tambahnya.
Ketua KONI Maros, Marjan Massere, juga optimistis kontingen Muay Thai dan Biliar mampu meraih hasil maksimal.
“Target kita emas. Persiapan sudah cukup matang, dan kami yakin bisa lolos kualifikasi,” katanya.
Ia menyebut, tradisi perolehan medali harus tetap dijaga. “Khusus Biliar, sebelumnya kita meraih dua perunggu. Kali ini targetnya naik menjadi emas,” tegasnya.
Selain Muay Thai dan Biliar, sejumlah cabang olahraga Maros sudah memastikan tiket ke Porprov 2026. Antara lain sepak bola, tenis meja, atletik, bridge, sepeda, dan akuatik.
“Total, KONI Maros menargetkan 35 dari 38 cabang olahraga bisa tampil di Porprov 2026. Satu-satunya cabor yang tidak lolos adalah tenis lapangan,” jelas Marjan.
Dengan dukungan pemerintah dan KONI, kontingen Muay Thai dan Biliar diharapkan dapat memberikan hasil terbaik pada Pra Porprov Sulsel 2025.
“Doa dan dukungan masyarakat Maros sangat berarti bagi perjuangan atlet kita,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan