SULSELONLINE.COM – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, memanfaatkan hari libur dengan menginspeksi sejumlah titik rawan genangan di Kecamatan Somba Opu, Minggu (11/1/2026). Dalam peninjauan di Jalan Sultan Hasanuddin, perbatasan Sungguminasa-Makassar, ditemukan fakta bahwa tumpukan sampah di saluran drainase menjadi pemicu utama banjir di pusat kota.

Husniah menekankan bahwa menjaga kelancaran saluran air merupakan tanggung jawab kolektif antara pemerintah dan masyarakat. Ia meminta warga tidak lagi membuang sampah sembarangan agar fungsi drainase tetap optimal. Sinergi ini dinilai menjadi kunci utama agar wilayah Gowa aman dari ancaman banjir tahunan.

Merespons temuan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Gowa telah memetakan area prioritas penanganan, mulai dari kawasan kantor Satpol PP, kantor Damkar, hingga wilayah Manggarupi. Kepala Dinas PUPR Gowa, Rusdy Alimuddin, memastikan tim pembersihan sedimen dalam skala besar akan diterjunkan pada Senin (12/1/2026) dengan dukungan armada pengangkut dari Dinas Lingkungan Hidup.

Selain tindakan teknis, Pemerintah Kabupaten Gowa juga meningkatkan kesiapsiagaan menyusul peringatan BMKG terkait potensi curah hujan tinggi hingga 20 Januari mendatang. Sejumlah kecamatan, termasuk Parangloe dan Tinggimoncong, kini berada dalam status waspada hingga awas.

Bupati telah menginstruksikan BPBD beserta seluruh jajaran camat dan lurah untuk memantau wilayah secara intensif. Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai maupun daerah rawan longsor diimbau tetap waspada dan aktif memantau informasi cuaca terkini guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.(*)