BONE – Tim Patroli Presisi Sat Samapta Polres Bone mengamankan 33 orang dan menggagalkan rencana tawuran antarkelompok remaja di Jalan KH Sulaeman Lapawawoi, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Senin (1/6/2026) dini hari.

Operasi dilakukan sekitar pukul 02.20 Wita setelah petugas menerima laporan warga terkait aktivitas mencurigakan yang mengarah pada rencana bentrokan antarkelompok.

Tim Patroli Presisi Sat Samapta Polres Bone yang dipimpin Aiptu Muhammad Rasyid bersama personel Unit Intelkam yang dipimpin Aiptu Andi Ashar bergerak menuju lokasi kejadian.

Di lokasi, petugas mendapati puluhan remaja tengah berkumpul di kawasan Jalan KH Sulaeman Lapawawoi. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap para remaja tersebut.

Petugas menemukan enam senjata tajam yang terdiri atas empat bilah parang, satu bilah samurai, dan satu bilah karambit. Selain itu, polisi juga mengamankan 11 unit sepeda motor yang digunakan para remaja.

Kapolres Bone, AKBP Sugeng Setio Budhi, menegaskan pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi segala bentuk aksi kekerasan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami akan terus meningkatkan patroli dan menindak tegas siapa pun yang berupaya mengganggu kamtibmas di wilayah Kabupaten Bone,” ujarnya.

Polisi mengidentifikasi tiga remaja yang diduga membawa senjata tajam, masing-masing berinisial AF (16), MJ (15), dan RF (15). Ketiganya diserahkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone untuk menjalani proses hukum lebih lanjut oleh Unit Reskrim Satreskrim Polres Bone.

Sementara itu, 30 remaja lainnya yang tidak terbukti membawa senjata tajam hanya didata dan diberikan pembinaan. Karena belum terdapat laporan korban maupun kerugian akibat dugaan tawuran tersebut, mereka dipulangkan dan tetap berada dalam pengawasan kepolisian.

Kapolres juga mengimbau para orang tua agar lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak mereka, khususnya pada malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam tindakan yang melanggar hukum.

Keberhasilan aparat membubarkan kelompok remaja tersebut mendapat apresiasi dari warga sekitar. Mereka menilai langkah cepat polisi berhasil mencegah bentrokan yang berpotensi menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi.

“Kami bersyukur polisi cepat bertindak. Jika terlambat, bukan tidak mungkin bentrokan benar-benar terjadi,” ujar seorang warga setempat.

Polres Bone memastikan patroli rutin akan terus ditingkatkan sebagai langkah antisipasi terhadap aksi tawuran dan berbagai bentuk kenakalan remaja yang meresahkan masyarakat.

Naskah ini sudah disusun dengan struktur berita online: judul, lead, kronologi kejadian, keterangan polisi, tindak lanjut hukum, serta penutup yang memuat respons warga dan langkah antisipasi kepolisian.