JAKARTA – Pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026–2030 resmi menetapkan Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., sebagai pemenang. Guru Besar Perikanan Unhas itu kembali dipercaya memimpin Unhas dengan mengusung tema *“Membawa Unhas yang Mandiri dan Modern Berbasis Benua Maritim Indonesia.”*
Prof Jamaluddin Jompa meraih kemenangan telak dengan perolehan 23 suara atau sekitar 95 persen dari total suara sah.
Pemilihan Rektor (Pilrek) Unhas periode 2026–2030 berlangsung pada Rabu, 14 Januari 2026, di Kampus Unhas Jakarta, Jalan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.
Sementara dua kandidat lainnya, Prof. dr. Budu, Ph.D., hanya memperoleh satu suara, dan Prof. Dr. Sukardi Weda tidak meraih suara.
Hasil tersebut tidak jauh berbeda dengan tahapan penyaringan awal calon rektor yang digelar di Kampus Unhas Makassar pada Oktober 2025 lalu, di mana Prof Jamaluddin Jompa juga unggul signifikan.
Pemilihan tahap akhir sepenuhnya ditentukan oleh Majelis Wali Amanat (MWA) Unhas. Dari total 19 anggota MWA, sebanyak 17 anggota memiliki hak suara dalam proses pemilihan.
Dalam rapat pemilihan tersebut, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi diwakili oleh Wakil Menteri Bidang Sains dan Teknologi, Prof. Nizam. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan diwakili Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel, Andi Winarno Eka Putra.
Sementara itu, Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unhas diwakili oleh Sukriansyah S. Latief. Sejumlah tokoh nasional dari unsur masyarakat juga turut terlibat, di antaranya CEO Freeport Indonesia Tony Wenas, pengusaha nasional M. Arsjad Rasjid, serta ilmuwan Prof. Dr. Sangkot Marzuki. Tony Wenas dan Prof Sangkot Marzuki hadir secara langsung dalam rapat tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan