GOWA — Bupati Gowa menerima kunjungan silaturahmi Penasihat Kementerian Malaysia Bidang Pendidikan dan Pariwisata, Prof. Dato’ H. Shushil Azam b. Shuib, di Ruang Kerja Bupati Gowa, Selasa (3/11/2026).
Pertemuan ini bertujuan mempererat hubungan kekerabatan sekaligus menjajaki kerja sama strategis antara Pemerintah Kabupaten Gowa dan pihak Malaysia di bidang pelestarian sejarah, pengembangan budaya, pendidikan, dan pariwisata.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dato’ H. Shushil Azam menekankan bahwa masyarakat Bugis–Makassar dan Melaka–Malaysia berbagi akar sejarah dan peradaban yang sama melalui jalur laut, perdagangan, serta persaudaraan sejak berabad-abad lalu.
“Batas negara memang memisahkan kita, tetapi sejarah dan lautan tidak pernah memisahkan kita. Laut justru menjadi jembatan yang menyatukan, bukan tembok yang memisahkan,” tegasnya.
Bupati Gowa menyambut hangat kunjungan ini sekaligus menegaskan kesiapan jajarannya untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya.
“Hubungan kekerabatan ini merupakan aset berharga yang harus kita jaga dan kembangkan bersama. Pemkab Gowa siap berkolaborasi dalam pelestarian situs sejarah, pertukaran budaya, peningkatan kualitas pendidikan, hingga pengembangan pariwisata yang memberi manfaat nyata bagi kedua belah pihak,” kata Bupati Gowa.
Pertemuan tersebut menyepakati sejumlah agenda bahasan utama, meliputi:
-
Pelestarian dan pendokumentasian sejarah hubungan Bugis–Makassar dan Melaka,
-
Pengembangan rute wisata budaya dan sejarah bersama,
-
Pertukaran program pendidikan dan penelitian, serta
-
Promosi bersama warisan budaya Nusantara di tingkat internasional.
Melalui pertemuan ini, kedua pihak berharap semangat “Satu Lautan, Satu Sejarah, Satu Persaudaraan” tidak sebatas menjadi slogan, melainkan terealisasi dalam bentuk program nyata bagi masyarakat Gowa dan Malaysia.(*)

Tinggalkan Balasan